Entah kemana perginya makna "lakum diinukum waliyadiin" sekarang. Berlomba menghina agama tertentu, menganggap bodoh penganut agama lain, yg pikiran itu tidak hanya disimpan di kepala sendiri tapi diucapkan di sembarang tempat.
Ada etika ketika kita berbicara. Ada caranya jika ingin bilang agama kita lebih baik dari agama lain.
Jangan membuat org lain justru merasa terhina dan membenci kita.
Please, pikirkanlah cara lain.
Seperti, berikan contoh hal baik dan yakinkan bahwa itu adalah salah satu ajaran di agama kita. Tunjukkan kebaikan dengan mengatasnamakan agama kemana pun kita melangkah.
Mereka berbeda. Mereka dengan kita meyakini pencipta dengan nama yang berbeda.
Tapi hati manusia tetap saja sama. Ingin dihargai. Atau setidaknya, tidak ingin merasa dikecilkan dan dihinakan. Karena itu, jangan kotori niat baik dengan cara yang kurang baik. Lemah lembutlah, santunlah. Karena kita masih sama2 manusia.
Entah Kemana perginya Makna "lakum diinukum waliyadiin" sekarang Berlomba Menghina Agama tertentu, menganggap bodoh penganut Agama นอน, YG pikiran ITU tidak Hanya disimpan di Kepala sendiri TAPI diucapkan di sembarang tempat.
Ada Etika Ketika Kita berbicara Ada caranya Jika Ingin Bilang Agama Kita Lebih Dari Baik Agama นอน.
Jangan membuat org นอน justru merasa terhina แดน membenci Kita.
กรุณา pikirkanlah Cara นอน.
Seperti, berikan Baik contoh ห้องโถงแดน yakinkan bahwa ITU adalah Salah Satu ajaran di Agama Kita tunjukkan kebaikan dengan mengatasnamakan Agama Kemana เล่นสำนวน Kita melangkah.
Mereka berbeda Mereka dengan Kita meyakini pencipta dengan nama หยาง berbeda. ตาปี Hati Manusia tetap saja sama Ingin dihargai atau setidaknya, tidak Ingin merasa dikecilkan แดน dihinakan Karena ITU, Jangan Kotori niat Baik dengan Cara หยาง Kurang Baik Lemah lembutlah, santunlah Karena Kita Masih sama2 Manusia
การแปล กรุณารอสักครู่..
